Subang, Jalancagak.com

Kengerian perang Gaza diungkapkan oleh tiga dokter asal Amerika Serikat yang bertugas di rumah sakit yang ada di daerah kantong Palestina tersebut. Kengerian itu diangkat dalam sebuah film dokumenter berjudul "American Doctor".

termasuk di Israel. Meski demikian, tidak ada yang bisa mempersiapkan diri Perlmutter dalam menghadapi kengerian yang dia saksikan langsung di tengah gempuran Israel di Jalur Gaza.

seperti dilansir AFP, Rabu (19/8/2026), merupakan inti dari film dokumenter tersebut.

"American Doctor" tayang perdana di Sundance Film Festival dan akan mulai diputar bioskop-bioskop pilihan di AS pada Jumat (21/8) mendatang.

yang sebelumnya bekerja sebagai jurnalis visual untuk AFP dan berbagai media lainnya, tidak berupaya membahas benar atau salahnya konflik tersebut, melainkan berfokus pada kiprah tiga dokter Amerika dari latar belakang berbeda tersebut.

Thaer Ahmad adalah Muslim keturunan Palestina, dan Feroze Sidhwa merupakan anak dari orang tua penganut Zoroastrianisme.

Menentukan apa yang akan ditampilkan di layar menjadi tantangan tersendiri bagi Teng. Dia mengatakan bahwa dirinya ingin menyampaikan "kebenaran secara efektif" soal Gaza.

ketika Teng merasa bahwa menampilkan foto anak-anak yang tewas akan melanggar martabat mereka. Permutter menyampaikan argumen bahwa kewajiban mereka adalah memperlihatkan kepada rakyat Amerika soal apa yang telah dibiayai oleh uang pajak mereka.

" kata Perlmutter. "Anda tidak menghormati martabat mereka jika tidak membiarkan kenangan dan jenazah mereka menceritakan kisah tentang trauma dan genosida ini," ucapnya kepada Teng.

keharusan untuk terus-terusan mengingatkan "urgensi" situasi di Gaza dalam wawancara media atau pertemuan dengan anggota Kongres menjadi hal yang membuat frustrasi.

dan terkadang sulit mendapatkan dana untuk proyeknya karena para donatur enggan memberikan uang tunai untuk proyek yang menunjukkan kerusakan yang disebabkan oleh amunisi Israel yang didanai As.

Teng merasa momen tersebut sedang mengarah ke perubahan, dan dia berharap "American Doctor" dapat lebih jauh mengubah narasi tersebut.

" cetus dokter Yahudi tersebut.

Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/internasional/d-8625685/dokter-amerika-ungkap-kengerian-di-gaza-akibat-perang