Ditolak Masuk AS, Kepala Federasi Sepak Bola Palestina Tak Bisa Hadiri Piala Dunia 2026
Jibril Rajoub menghadiri pertandingan pembukaan antara Meksiko dan Afrika Selatan di Mexico City pada Kamis (11/6), tetapi termasuk di antara beberapa peserta Piala Dunia yang ditolak visanya atau masih menunggu persetujuan dari otoritas AS. Almayadeen melaporkan.
“Saya tidak percaya bahwa adil untuk menggunakan atau menyalahgunakan dan menolak hak semua pemain sepak bola di seluruh dunia untuk hadir,” kata tokoh politik veteran Palestina itu.
Presiden FIFA Gianni Infantino sebelumnya mencoba memfasilitasi jabat tangan antara Rajoub dan seorang delegasi Israel di sebuah kongres pada bulan Mei, tetapi Rajoub menolak isyarat tersebut.
Meskipun tim Palestina tidak lolos ke Piala Dunia, FIFA biasanya mengundang kepala asosiasi sepak bola dari seluruh dunia ke turnamen tersebut, yang dipresentasikan sebagai perayaan persatuan global.
Perselisihan visa FIFA semakin memanas seiring dengan meningkatnya kritik global akibat pembatasan AS.
Presiden FIFA Gianni Infantino sebelumnya mengatakan, “Semua orang akan diterima di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat untuk Piala Dunia FIFA tahun depan. Kami sedang berupaya untuk mewujudkannya.”
Namun, Amerika Serikat telah menolak masuknya beberapa delegasi, termasuk seorang wasit dari Somalia dan seorang fotografer yang mendampingi tim Irak.
Infantino mengatakan pekan ini bahwa FIFA telah berupaya mengatasi masalah visa tetapi tidak dapat mengesampingkan keputusan pemerintah AS.
“Kita perlu menghormati bahwa kita bukanlah raja dunia yang dapat memerintah pemerintah dan kepolisian,” katanya kepada wartawan.
Departemen Luar Negeri AS tidak segera mengomentari status visa Rajoub, meskipun sebelumnya telah memperkenalkan pembatasan baru terhadap pemegang paspor Palestina, termasuk individu yang pernah bekerja dengan Otoritas Palestina.
Departemen Luar Negeri AS juga mencabut visa Presiden Palestina Mahmoud Abbas menjelang Sidang Umum PBB September lalu.
Rajoub dan pejabat sepak bola Palestina lainnya telah lama menuduh “Israel” melanggar statuta dengan mengizinkan tim-tim dari pemukiman di Tepi Barat yang diduduki untuk berkompetisi di liganya.
Mereka telah menyerukan FIFA untuk menjatuhkan sanksi kepada Israel dan juga menyoroti pembatasan pergerakan pemain Palestina, serta kerusakan infrastruktur olahraga di Gaza, yang menurut mereka telah memengaruhi sekitar 80% fasilitas dan menewaskan setidaknya 565 pemain.
Rajoub juga mencatat bahwa ketika Rusia menjadi tuan rumah Piala Dunia 2018, mereka tidak memberlakukan pembatasan visa serupa pada peserta yang diundang.
Artikel Telah Tayang di : https://minanews.net/ditolak-masuk-as-kepala-federasi-sepak-bola-palestina-tak-bisa-hadiri-piala-dunia-2026/