Danau Lumpur Terancam Meluap, Nepal-China Ingatkan Risiko Banjir Susulan
berpotensi jebol dan meluapkan air bah ke kawasan yang diterjang banjir bandang dahsyat pekan ini.
dengan lebih dari 1.400 orang masih dinyatakan hilang menyusul terjangan banjir bandang di wilayah perbatasan Nepal dan Tibet pada Rabu (26/8) pagi.
yang terdiri atas 469 korban tewas di Nepal dan tiga korban tewas di Tibet.
termasuk ratusan warga negara asing (WNA) dari puluhan negara, dinyatakan hilang di Nepal. Sedangkan laporan terpisah dari televisi pemerintah China, CCTV, menyebutkan bahwa 558 orang hilang di area Gyirong, Tibet, termasuk 260 WNA.
material es, lumpur, dan puing-puing yang menerjang sistem sungai pegunungan Himalaya.
sehingga meningkatkan risiko banjir danau glasial dan runtuhnya gletser.
seperti dilansir Reuters dan AFP, Jumat (28/8/2026), merilis peringatan yang menyatakan bahwa permukaan air di sebuah danau, yang terbentuk akibat tumpukan puing yang membendung sungai di lokasi yang dilanda banjir, sedang mengalami kenaikan dan berisiko jebol.
petugas penyelamat yang terlibat dalam operasi penyelamatan, dan semua pihak terkait diminta untuk sangat berhati-hati dan tetap berada di tempat yang aman, jauh dari bantaran sungai dan area-area yang berisiko," demikian bunyi peringatan otoritas Nepal pada Kamis (27/8) tersebut.
melalui media pemerintah CCTV, memperingatkan bahwa danau yang terbentuk setelah tanah longsor melanda perbatasan China-Nepal menghadapi "risiko tinggi jebol dan mengalirkan air bah ke hilir".
Ketinggian air diperkirakan akan meningkat selama tiga hari ke depan dan mencapai puncaknya sekitar tanggal 1 September mendatang. Situasi ini diperburuk oleh prakiraan cuaca yang memperkirakan hujan akan turun di wilayah tersebut selama tiga hari ke depan.
volume air yang masuk ke danau dapat mencapai sekitar 3 juta meter kubik dalam tiga hari ke depan, di tengah hujan deras yang terus mengguyur, yang meningkatkan risiko jebolnya danau yang dapat mengalirkan air bah ke hilir dan berpotensi menyebabkan kerusakan lebih lanjut di berbagai wilayah, termasuk Pelabuhan Gyirong dan area hilir lainnya," demikian bunyi peringatan yang dilaporkan kantor berita Xinhua, pada Kamis (27/8) tengah malam.
yang tidak tampak memiliki saluran keluar.
dan tampak menekan penghalang yang terbentuk dari tumpukan puing dan bebatuan.
Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/internasional/d-8637958/danau-lumpur-terancam-meluap-nepal-china-ingatkan-risiko-banjir-susulan