Subang, Jalancagak.com

Anggota MPR RI dari Kelompok DPD RI Daerah Pemilihan Sulawesi Utara (Dapil Sulut) Ir Stefanus BAN Liow secara resmi membuka Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tingkat Provinsi di Manado.

Kompetisi tersebut menjadi bagian dari upaya MPR RI memperkuat pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai kebangsaan sekaligus menjawab tantangan era digital yang semakin kompleks.

Sebanyak sembilan sekolah menengah atas dan sederajat terbaik dari berbagai daerah di Sulut tampil dalam babak final tingkat provinsi setelah melalui proses seleksi yang ketat.

SMA Katolik Rex Mundi Manado, SMAN 2 Tomohon, SMAN 1 Tahuna, SMA Kristen Eben Haezar Manado, MAN 1 Bolaang Mongondow Plus Keterampilan, SMAN 1 Pinogaluman, SMAN 2 Bitung, serta SMAS Katolik Theodorus Kota Kotamobagu.

Tematik Empat Pilar, dan babak rebutan.

Wakil Dekan (Wadek) Bidang Akademik dan Kerja Sama Fakultas Hukum (FH) UNSRAT Dr Dani R Pinasang, serta Lektor Kepala Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Manado (FISH UNIMA) Dr Julien Biringan.

Stefanus menegaskan LCC Empat Pilar bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana strategis untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda dengan pendekatan yang lebih relevan terhadap perkembangan zaman.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut melalui Dinas Pendidikan Daerah beserta seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Indonesia kini memasuki era ketika lanskap demokrasi berubah sangat cepat seiring perkembangan teknologi digital. Generasi Z dan awal Generasi Alpha yang kini duduk di bangku SMA merupakan kelompok digital native yang mendominasi lebih dari seperempat populasi Indonesia.

lebih dari 80% generasi muda Indonesia memiliki kebanggaan tinggi terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Namun, mereka membutuhkan metode pembelajaran kebangsaan yang lebih segar, dinamis, dan partisipatif.

melainkan metode pembelajaran yang edukatif, kompetitif, sekaligus menyenangkan," ujar Stefanus.

tetapi juga dilatih berpikir kritis, bekerja sama dalam tim, mengambil keputusan secara cepat, serta menjunjung tinggi nilai demokrasi, sportivitas, dan kejujuran.

mulai dari digitalisasi sistem bank soal, mekanisme penilaian secara real time, hingga standardisasi tata kelola dewan juri guna menjamin transparansi, profesionalisme, dan keadilan bagi seluruh peserta.

lanjutnya, meningkat signifikan. Sebanyak 87 sekolah mendaftarkan diri, kemudian 57 sekolah mengikuti seleksi daring yang ketat sebelum akhirnya terpilih sembilan sekolah terbaik.

melainkan menjadi representasi generasi muda yang akan mengawal perjalanan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia (UUD NRI) Tahun 1945 beserta Ketetapan MPR RI, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

kondisi tersebut lahir dari kuatnya modal sosial masyarakat yang diwariskan melalui filosofi 'Torang Samua Basudara' dan 'Si Tou Timou Tumou Tou', yang mengajarkan pentingnya hidup untuk memanusiakan sesama.

terlepas dari hasil akhir perlombaan.

Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulut Dr Femmy J Suluh menyampaikan apresiasi Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus kepada MPR RI atas konsistensinya membumikan ideologi bangsa melalui LCC Empat Pilar.

berbagai inovasi yang dilakukan MPR RI membuat kompetisi tersebut semakin menarik dan relevan bagi generasi muda.

sejak 2025 para juara kembali memperoleh kesempatan tampil di tingkat nasional, dan pola tersebut berlanjut pada tahun ini.

Dr Femmy menilai LCC Empat Pilar merupakan investasi jangka panjang dalam membangun karakter kebangsaan generasi muda.

tetapi juga mempererat persatuan bangsa," ujar Dr Femmy.

melainkan menjadi duta Pancasila dan konstitusi di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

pemahaman terhadap Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika akan membentuk generasi muda yang kritis, tidak mudah terprovokasi, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

Pemprov Sulut juga berencana memperluas penyelenggaraan LCC hingga tingkat kabupaten dan kota agar semakin banyak pelajar mendapat kesempatan menjadi Duta Pancasila dan Duta Konstitusi.

tetapi juga melibatkan wakil dari Sangihe, Bolaang Mongondow, Minahasa, Tomohon, Bitung, dan daerah lainnya.

melainkan dari sejauh mana nilai-nilai Empat Pilar berakar kuat dalam diri mereka sebagai calon pemimpin Indonesia di masa depan.

kegiatan itu turut dihadiri Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal (Plt Sekjen) MPR RI Siti Fauziah, Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulsel Dr Femmy J Suluh, para kepala sekolah, guru pembina, dan pendamping peserta.

Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/berita/d-8550114/buka-lcc-4-pilar-di-sulut-mpr-perkuat-nilai-kebangsaan-di-era-digital