Ben-Gvir Serbu Hebron Usai Tentara Israel Terapkan Jam Malam
Sumber warga setempat mengatakan kepada Anadolu Agency, Ben-Gvir masuk ke kawasan Jaber setelah militer penjajah Israel memperketat penjagaan di Kota Tua Hebron. Sejumlah pintu masuk ditutup dan pasukan Israel disebar di mana-mana.
Palestina TV melaporkan, pasukan Israel juga menggerebek satu rumah di kota itu. Jam malam total diberlakukan di tiga kawasan sekaligus: Jaber, Salaymeh, dan Wadi al-Haseen.
Akibatnya, warga Palestina tidak bisa bergerak bebas. Mereka dilarang keluar masuk lingkungan yang jadi sasaran, kata sumber yang sama.
Di media sosial, beredar video yang memperlihatkan tentara Israel berbaris di jalan-jalan Hebron. Mereka mengawal konvoi Ben-Gvir. Tampak sekali suasana militer yang sangat ketat selama penggerebekan itu berlangsung.
Hebron memang sudah sering jadi lokasi serangan dan operasi militer Israel. Mulai dari pembatasan gerak warga hingga penggerebekan rumah-rumah, terutama yang lokasinya dekat dengan titik-titik pertemuan antara pemukim dan pasukan Israel.
Sekitar 750.000 pemukim Israel saat ini tinggal di 141 permukiman ilegal dan 224 pos terdepan di Tepi Barat. Sekitar 250.000 di antaranya berada di Yerusalem Timur yang juga diduduki. Dunia internasional sudah bulat menyebut permukiman-permukiman itu ilegal.
Sejak Oktober 2023, tembakan tentara Israel dan serangan pemukim sudah menewaskan sedikitnya 1.169 warga Palestina di Tepi Barat. Sebanyak 12.666 lainnya terluka. Selain itu, sekitar 23.000 orang ditangkap dan 33.000 orang terpaksa mengungsi, menurut data resmi Palestina.
Artikel Telah Tayang di : https://minanews.net/ben-gvir-serbu-hebron-usai-tentara-israel-terapkan-jam-malam/