Subang, Jalancagak.com

Jakarta — Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Almuzzammil Yusuf atau yang akrab disapa Bang Jamil, menyatakan dukungan penuh agar Tim Nasional Sepak Bola Indonesia mampu berlaga di Piala Dunia 2030. 

Komitmen tersebut disampaikan sebelum pertandingan persahabatan mini soccer antara tim PKS dan PKB di Lapangan Mini Soccer BRI BRILiaN Stadium, Jakarta, Jumat (17/7/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Harlah ke-28 PKB.

Bang Jamil menegaskan bahwa dukungan terhadap Timnas Indonesia harus diwujudkan melalui pembinaan atlet sejak usia dini. Menurutnya, lahirnya pemain-pemain berkualitas merupakan hasil dari pembinaan yang berkelanjutan dan serius.

Komitmen tersebut bukan sekadar pernyataan. Bang Jamil selama ini dikenal aktif sebagai pembina Sekolah Sepak Bola (SSB) usia muda, di antaranya SSB Gaza dan SSB Keadilan Lampung. 

Baginya, investasi terbaik untuk masa depan sepak bola Indonesia adalah membangun ekosistem pembinaan generasi muda.Kecintaan Bang Jamil terhadap sepak bola juga telah tumbuh sejak remaja. 

Saat masih berstatus pelajar SMA, ia menjadi bagian dari tim DKI Jakarta U-16 yang menjuarai POPSI 1981. Prestasi tersebut membawanya mendapat undangan dari Hie School Kyoto, Jepang, untuk mengikuti pertandingan eksibisi bersama Merdeka Boys Football Association (MBFA), di mana ia turut menyumbangkan satu gol.

Pada 1982, pelatih dan manajer tim kembali mendatanginya ke SMAN 4 Jakarta untuk mengajaknya mengikuti Lion City Cup di Singapura. 

Namun, Bang Jamil memilih tetap berada di sekolah untuk menjadi panitia penyelenggara ibadah kurban. Hingga kini, kecintaannya terhadap sepak bola tetap terjaga dengan rutin bermain mini soccer setiap dua pekan.

Kemampuan Bang Jamil di lapangan masih terlihat dalam pertandingan persahabatan tersebut. Ia tampil impresif dengan mencetak dua gol dan satu assist saat memperkuat tim mini soccer PKS. Kontribusinya membantu tim PKS meraih kemenangan atas tim mini soccer PKB, Partai Golkar, dan Partai PRIMA dalam rangkaian pertandingan sore itu.

Melalui silaturahim kebangsaan yang dikemas dalam olahraga, PKS dan PKB menunjukkan bahwa sepak bola bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan sekaligus membangun optimisme bersama agar Indonesia mampu mewujudkan mimpi tampil di Piala Dunia 2030.

Artikel Telah Tayang di : https://pks.id/content/bang-jamil-pembinaan-talenta-muda-adalah-jalan-indonesia-menuju-piala-dunia-2030