Subang, Jalancagak.com

Wakil Ketua Umum (Waketum) Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Kamar Dagang (KADIN) Indonesia Bambang Soesatyo (Bamsoet) dan Menko Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago sepakat perlindungan terhadap dunia usaha perlu diperkuat.

jaminan investasi, keamanan dalam menjalankan usaha, serta stabilitas politik dan keamanan menjadi fondasi penting agar pelaku usaha memiliki keberanian untuk menanamkan modal dan mengembangkan bisnis di Indonesia.

iklim investasi tidak dapat dibangun hanya melalui pemberian berbagai insentif ekonomi. Pelaku usaha juga membutuhkan kepastian mengenai keamanan aset, kelancaran kegiatan produksi dan distribusi, kepastian hukum, serta kemampuan negara menjaga stabilitas ketika muncul berbagai gangguan yang dapat memengaruhi kegiatan ekonomi.

semakin besar pula kebutuhan terhadap kepastian tersebut.

terutama jaminan investasi, jaminan keamanan dalam berusaha, dan kepastian lainnya, tentu sangat penting untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi sekaligus membangun semangat investasi di dalam negeri. Pengusaha membutuhkan kepastian bahwa modal yang ditanamkan dapat berkembang dalam lingkungan usaha yang aman, stabil, dan memiliki aturan yang jelas," tegas Bamsoet, Jumat (2/10/2026).

gangguan rantai pasok, perkembangan teknologi, hingga potensi ancaman keamanan baru. Kondisi tersebut membuat daya tarik investasi suatu negara semakin ditentukan oleh kemampuan negara memberikan kepastian dan menjaga stabilitas.

tentu yang dibutuhkan adalah rasa aman, kepastian hukum, serta jaminan bahwa kegiatan usaha dapat berjalan secara berkelanjutan," kata Bamsoet.

aspek politik, keamanan, dan ekonomi harus dilihat sebagai satu kesatuan yang saling memperkuat," sambungnya.

stabilitas politik dan keamanan perlu berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi nasional.

besarnya potensi tersebut belum otomatis menghasilkan kekuatan ekonomi apabila tidak didukung situasi politik dan keamanan yang stabil.

lapangan kerja, penerimaan negara, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

tidak mungkin bisa kita manfaatkan sendiri tanpa kita menciptakan suasana yang aman. Kekayaan kita perlu, terlebih tentunya, kita lindungi dan kita berikan peluang sebesar-besarnya kepada para pengusaha kita untuk bisa memanfaatkan semua potensi tersebut," ujar Djamari.

Djamari membuka ruang bagi dunia usaha untuk menyampaikan secara langsung berbagai persoalan yang berkaitan dengan politik dan keamanan. Masukan dari pelaku usaha diperlukan agar pemerintah dapat mengetahui secara lebih konkret hambatan yang terjadi di lapangan dan mencari jalan keluarnya melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga (K/L).

Djamari memaparkan komunikasi langsung dengan dunia usaha penting untuk mengidentifikasi persoalan yang sering kali tidak terlihat dari sisi kebijakan pemerintah. Berbagai persoalan tersebut selanjutnya dapat dipetakan dan dikoordinasikan dengan kementerian atau lembaga terkait sesuai dengan kewenangan masing-masing.

keamanan, dan ekonomi merupakan tiga unsur yang tidak dapat dipisahkan dalam membangun ketahanan nasional.

keamanan yang kondusif memungkinkan dunia usaha beroperasi secara normal, sementara perekonomian yang kuat turut memperkuat kemampuan negara menjaga stabilitas dan menghadapi berbagai tantangan.

antara keamanan dengan ekonomi juga tidak bisa dilepaskan, semuanya menjadi satu kesatuan. Bagaimana mungkin ekonomi bisa berjalan dengan baik kalau keamanan tidak bagus?," kata Djamari.

keduanya saling mengisi," sambungnya.

acara tersebut turut dihadiri Ketum KADIN Indonesia Anindya Bakrie (daring), Waketum Koordinator Taufan EN Rotorasiko, Waketum Junaidi Elvis, Waketum Joverly S Vinood serta Waketum Reginald FM Engelen.

Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/berita/d-8690105/bamsoet-menko-polkam-dorong-penguatan-perlindungan-dunia-usaha