Subang, Jalancagak.com

kata seorang pejabat Amerika Serikat. Pengumuman ini muncul menyusul serangan udara bertubi-tubi oleh Israel di Lebanon selatan yang menewaskan 47 orang.

termasuk serangan Hizbullah yang menewaskan empat tentara Israel di Lebanon, dapat merusak kesepakatan mengakhiri perang antara AS dan Iran.

tak lama kemudian, seorang juru bicara menegaskan bahwa pasukannya akan "terus bergerak untuk melenyapkan ancaman yang datang seketika".

Pihak Hizbullah sendiri belum memberikan konfirmasi resmi terkait gencatan senjata ini.

Sekretaris Jenderal Hizbullah, Sheikh Naim Qassem, menyatakan bahwa "rencana untuk melenyapkan Hizbullah telah gagal".

Tim SAR di kota Nabatieh mengungkapkan kepada BBC bahwa sedikitnya terjadi 12 kali serangan udara sejak gencatan senjata dinyatakan berlaku pada pukul 16.00 waktu setempat.

Eskalasi mematikan ini menjadi sinyal kuat bahwa Donald Trump tidak sepenuhnya memegang kendali atas nasib kesepakatan yang ia gagas dengan Iran.

sekaligus antara AS dan Iran. Namun, realitas di lapangan berbicara sebaliknya.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Trump menyebut Netanyahu telah membantai warga sipil tanpa akal sehat dalam upayanya memerangi Hizbullah.

Ketegangan yang kembali pecah semalam di Lebanon selatan ini pun kian menambah pelik masalah.

Menteri Keamanan Nasional Israel yang berhaluan kanan ekstrem, Itamar Ben Gvir, merespons kematian para tentara Israel dengan pernyataan keras.

1.000 ibu Lebanon harus menangis," tulisnya.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menuduh Israel menginginkan "perang abadi".

Ia menegaskan bahwa setiap pelanggaran terhadap komitmen yang tertera dalam nota kesepahaman "akan ditimpakan sebagai tanggung jawab AS".

sesuatu yang saat ini dinilai hampir tidak terlihat di lapangan.

kelompok yang disokong Iran tersebut menegaskan akan terus melancarkan serangan selama invasi Israel di Lebanon selatan masih berlangsung.

juru bicara militer Israel, Effie Defrin, menegaskan bahwa Israel akan "terus melenyapkan ancaman yang ada, merespons setiap pelanggaran Hizbullah, dan melakukan apa pun yang diperlukan demi melindungi warga sipil kami".

Sekretaris Jenderal Hizbullah, Sheikh Naim Qassem, mendeklarasikan, bahwa "rencana melenyapkan Hizbullah telah gagal, dan pasukan Israel akan mundur dari setiap jengkal tanah kami".

serta menggempur pasukan musuh dengan roket dan artileri. Seorang komandan batalion termasuk di antara empat tentara Israel yang tewas.

termasuk perempuan dan anak-anak, serta melukai 97 orang lainnya.

korban jiwa tersebar di beberapa titik. Sembilan orang tewas di Harouf, tujuh orang di Haboush, dan enam orang di al-Duweir, termasuk satu anak.

Kantor berita resmi Lebanon sebelumnya menggambarkan pemboman massal di seantero wilayah Nabatieh pada hari Kamis sebagai salah satu serangan paling intens sepanjang perang ini.

Kabar mengenai gencatan senjata ini disambut dengan rasa skeptis oleh warga Lebanon yang mengungsi. Mereka sangsi Israel akan mematuhi perjanjian damai tersebut.

dan kita semua ingin damai. Tapi Israel tidak pernah mematuhinya," kata seorang pria kepada kantor berita Reuters.

dan mereka tidak pernah berkomitmen."

dengan target untuk mencapai "perdamaian yang langgeng."

Presiden Lebanon Joseph Aoun menyampaikan kepada Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio bahwa "gencatan senjata menyeluruh" yang dapat mengakhiri "serangan Israel di wilayah Lebanon" sangat dibutuhkan agar perundingan di Washington bisa membuahkan hasil, demikian keterangan dari kepresidenan Lebanon.

AS, dan Iran tak lama setelah konflik pecah. Hizbullah mulai menghujani Israel dengan roket sebagai aksi balasan atas serangan yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran.

Israel membalasnya dengan melancarkan kampanye pengeboman masif di seluruh penjuru Lebanon dan menduduki sekitar 5% wilayah di bagian selatan. Langkah ini bertujuan untuk memukul mundur para pejuang Hizbullah dari perbatasan utara Israel.

termasuk perempuan dan anak-anak, serta lebih dari 11.600 lainnya luka-luka sejak konflik terbaru ini meletus, menurut data Kementerian Kesehatan Lebanon.

sekitar satu juta orang masih telantar di pengungsian, sementara puluhan permukiman di wilayah selatan telah hancur total merata dengan tanah.

Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/bbc-world/d-8540217/as-klaim-israel-hizbullah-sepakat-gencatan-senjata-lebanon-terus-digempur