Subang, Jalancagak.com

Kebakaran yang dilaporkan terjadi di fasilitas milik raksasa minyak negara Arab Saudi, Aramco, telah berhasil dipadamkan, kata pihak berwenang.

Kebakaran terjadi pada Minggu pagi di sebuah lokasi di kota pesisir Jizan, tulis Kementerian Energi Saudi dalam sebuah pernyataan di X. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

“Pihak berwenang yang kompeten sedang menyelesaikan prosedur yang diperlukan untuk menangani insiden tersebut,” tambah kementerian.

Kelompok bersenjata Houthi yang didukung Iran di Yaman mengklaim mereka melakukan serangan terhadap fasilitas tersebut, yang terletak di Laut Merah dekat perbatasannya, yang terbaru dari serangkaian klaim serangan Houthi yang menargetkan situs minyak Saudi.

Juru bicara militer pemerintah pimpinan Houthi di ibu kota Sanaa, Yahya Saree, menulis di X bahwa kelompok tersebut “berhasil menargetkan kilang Aramco di Jizan dengan drone, dan serangannya tepat”.

Dia mengatakan serangan itu terjadi sebagai tanggapan atas “pelanggaran wilayah udara provinsi Saada dan Hajjah” yang dilakukan Arab Saudi dengan menggunakan drone.

Belum ada komentar mengenai klaim dari Riyadh. Al Jazeera telah menghubungi Kementerian Luar Negeri Saudi.

Kelompok Houthi bulan lalu mengklaim serangan terhadap fasilitas Aramco di Jizan. Houthi juga mengatakan mereka menargetkan instalasi minyak di Yanbu, pintu gerbang ekspor utama Arab Saudi di pantai barat.

Kepala Aramco Amin Nasser mengatakan ⁠minggu lalu bahwa serangan baru-baru ini terhadap fasilitas perusahaan telah menyebabkan beberapa gangguan produksi namun dia yakin operasi dapat dipulihkan dengan cepat. Dia mengatakan serangan itu ‌tidak memiliki dampak operasional atau finansial secara material.

Serangan-serangan tersebut menambah ketegangan pada gencatan senjata tahun 2022 antara Houthi dan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional, dan didukung oleh Arab Saudi.

Kelompok Houthi, yang menguasai ibu kota, Sanaa, pada tahun 2014, juga mengumumkan blokade terhadap Arab Saudi di Laut Merah bulan lalu, mengancam pelayaran melalui selat Bab al-Mandeb.

Pihak berwenang Saudi juga menyalahkan kelompok bersenjata yang bersekutu dengan Iran di Irak atas serangan terhadap fasilitas minyaknya.

Pada hari Jumat, Riyadh menandatangani pakta pertahanan dengan Turkiye dan Pakistan di tengah meningkatnya ketegangan regional akibat perang AS-Israel terhadap Iran.

Artikel Telah Tayang di : https://www.aljazeera.com/news/2026/8/9/saudi-arabia-says-fire-extinguished-at-aramco-facility-in-jizan