Subang, Jalancagak.com

Pemerintah Arab Saudi mengutuk keras serangkaian serangan terbaru oleh Iran terhadap negara-negara tetangga di kawasan Teluk dan kapal-kapal yang melintas di Selat Hormuz. Otoritas Riyadh menyebut tindakan Teheran tersebut sebagai tindakan yang mengganggu stabilitas kawasan.

seperti dilansir Al Arabiya, Senin (13/7/2026), disampaikan setelah Iran kembali melancarkan rentetan serangan terhadap negara-negara Teluk pada Minggu (12/7) waktu setempat, untuk membalas gempuran terbaru Amerika Serikat (AS).

" demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Saudi yang dirilis pada Minggu (12/7) waktu setempat.

Piagam PBB, Piagam Organisasi Kerja Sama Islam, serta prinsip-prinsip hubungan bertetangga yang baik".

Saudi mengecam serangan berulang Iran terhadap kapal-kapal komersial di Selat Hormuz, yang dinilai "mengancam keamanan dan kebebasan navigasi". Riyadh juga mengecam serangan terhadap Bahrain, Yordania, Kuwait, Oman, Qatar, dan Uni Emirat Arab (UEA).

" tegas Kementerian Luar Negeri Saudi dalam pernyataannya.

yang menampung aset-aset militer AS, pada Minggu (12/7) sebagai pembalasan atas pengeboman terbaru AS, menyusul serangan pasukan Teheran terhadap kapal dagang di Selat Hormuz yang terbakar.

Kementerian Luar Negeri Iran menolak narasi Barat yang menyebut serangan terbaru Iran sebagai agresi tanpa provokasi. Iran menegaskan bahwa serangan tersebut merupakan tindakan membela diri yang sah terhadap pelanggaran Amerika Serikat-Israel yang sedang berlangsung.

juru bicara Sekretaris Jenderal PBB menyatakan keprihatinan atas "terjadinya kembali konfrontasi militer" dan tindakan Iran di kawasan tersebut.

juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei menekankan bahwa situasi tersebut bukan sekadar "konfrontasi militer", tetapi kelanjutan dari agresi terang-terangan dan tanpa provokasi yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan rezim Israel pada 28 Februari.

" kata Baghaei, dilansir media Iran, Press TV.

Artikel Telah Tayang di : https://news.detik.com/internasional/d-8571954/arab-saudi-kutuk-serangan-iran-ke-negara-teluk-ganggu-stabilitas