4.403 Warga Ngawi Kesulitan Air Bersih, BPBD Siagakan Truk Tangki
Ilustrasi AI; bukan foto kejadian.
NGAWI — Sebanyak 4.403 warga Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, mengalami kesulitan air bersih akibat kekeringan. BPBD Ngawi menyiagakan truk tangki dan tandon serta melanjutkan distribusi bantuan selama musim kemarau.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Ngawi Yudha Herlambang, Senin (12/10/2026), menyebut warga terdampak tersebar di 28 dusun, 21 desa, dan tujuh kecamatan. Cakupannya meningkat dari sebelumnya empat dusun seiring puncak kemarau September–Oktober.
Menurut Yudha, ketiadaan hujan dalam waktu lama membuat sumur warga mengering. Kebutuhan sehari-hari pun semakin bergantung pada pasokan bantuan air bersih.
Wilayah terdampak antara lain Desa Cantel di Kecamatan Pitu, Desa Kerek di Kecamatan Ngawi, serta Dusun Gagan dan Bareng di Desa Kenongorejo, Kecamatan Bringin. Sejumlah dusun di Kasreman dan Karanganyar juga mengalami kesulitan air.
BPBD Ngawi mengoptimalkan pengiriman rutin bersama instansi terkait dan berkoordinasi dengan BPBD Jawa Timur. Penanganan difokuskan pada pasokan air bagi warga, terutama di wilayah perbukitan kapur dan tepian hutan yang rawan kekeringan setiap kemarau.
Sumber: ANTARA Jatim